Manajemen Keuangan Daerah

Salah satu faktor yang mempengaruhi dalam pelaksanaan otonomi daerah adalah faktor manajemen keuangan daerah yang baik. Istilah keuangan disini mengandung arto setiap hak yang berhubungan dengan masalah uang yang antara lain berupa sumber  pendapatan, jumlah uang yang cukup  dan pengelolaan keuangan yang  sesuai dengan tujuan dan peraturan yang berlaku. Faktor keuangan penting dalam kegiatan pemerintahan, karena hampir tidak ada kegiatan pemerintahan yang tidak membutuhkan biaya. Makin besar jumlah uang yang tersedia, makin banyak pula kemungkinan kegiatan atau pekerjaan yang dapat dilaksanakan. Demikian juga, semakin baik  pengelolaannya semakin berdaya guna pemakaian uang tersebut.

Bagi kehidpan suatu Negara, masalah keuangan Negara sangat penting. Makin baik keuangan suatu Negara, maka semakin stabil pula kedudukan pemerintah dalam Negara itu. Sebaliknya kalau keuangan Negara itu kacau maka pemerintah akan menghadapi berbagai kesulitan dan rrintangan dalam menyelenggarakan segala kewajiban yang diberikan kepadanya. Demikian njuga bagi suatu pemerintah daerah, manajemen keuangan daerah merupakan masalah penting baginya dalam menatur dan mengurus rumah tangga daerah. Kedudukan faktor keuangan dalam penyelenggaraan suatu pemerintahan sangat penting. Pemer9intah daerah tidak akan dapat melaksanakan fungsinya dengan efektif dan efisien tanpa biaya yang cukup untuk memberikan pelayanan pembangunan dan keuangan. Inilah yang merupakan salah satu dasar criteria untuk mengetahui secara nyata kemampuan daerah dalam mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri.

Manajemen keuangan daerah sebagai salah satu indicator untuk mengetahui kemampuan daerah dalam mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri. Selanjutnya mengenai pentingya pengelolaan keuangan daerah :

  1. Pengendalian keuangan mempunyai pengaruh yang begitu besar pada hari kemudian bagi penduduk sedaerah, sehingga kebijaksanaan yang ditempuh dalam melakukan kebijaksanaan yang ditempuh dalam melakukan kegiatan itu dapat menyebabkan kemakmuran atau kelemahan. Kejayaan atau kejatuhan penduduk daerah itu.
  2. Kepandaian mengendalikan daerah tidak akan memberikan hasil yang memuaskan dan abadi, tanpa cara pengendalian keuangan yang baik, terlebih lagi tanpa kemauan ke muka dengan penuh kebijaksanaan, yang diarahkan pada melindungi dan meemperbesar harta daerah, dengan mana semua kepentingan masyarakat sedaerah sangat erat hubungannya.
  3. Anggaran adalah alat utama pada pengendalian keuangan daerah, sehingga rencana anggaran yang diperhadapkan pada Dewan Perwakilan Daerah haruslah tepat dalam bentuk dan susunannya dengan memuat rancangan yang dibuat berdasarkan keahlian dengan pandangan ke muka yang bijaksana.

Berdasarkan uraian diatas maka untuk menciptakan suatu pemerintahan daerah yang baik dan yang dapat melaksanakan tugas otonomnya dengan baik, faktor keuangan ini mutlak diperlukan. Keberhasilan penyelenggaraan otonomi daerah tidak dapat dilepaskan dari cukup tidaknya kemampuan daerah dalam bidang keuangan, karena kemampuan keuangan ini merupakan salah satu indicator penting guna mengukur tingkat otonomi suatu daerah. Hal ini mudah dipahami, karena mustahil bagi daerah-daerah untuk dapat menjelankan berbagai tugas dan pekerjaannya dengan efisien dan efektif dan dapat melaksanakan pelayanan dan pembangunan bagi masyarakatnya tanpa tersedianya dana untuk itu.

Anda ingin mendapatkan materi di atas secara full content???, Anda bisa bergabung di Layanan Membership Kumpulan Tugas akhir / skripsi, Tesis, Tugas Kuliah Secara Online dan Full Content. Klik banner di bawah ini:

Share Your Thoughts